Pembentukan tim tersebut dihadiri oleh Pembimas Katolik Provinsi Bali, Marini Tamba; perwakilan Pusdal Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara, Putri dan Hendra; Pastor Paroki; utusan lingkungan; serta sejumlah komunitas yang berada di wilayah paroki, antara lain Seminari, LKSA, Klinik Astiti, dan WKRI. Tim inti selanjutnya melibatkan unsur PSE dan DPP Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka.
Pada akhirnya, pengelolaan sampah bukan hanya persoalan kebersihan, melainkan bagian dari tanggung jawab iman untuk merawat bumi sebagai rumah bersama. Dari kebiasaan sederhana memilah sampah di rumah, Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka ingin menumbuhkan gerakan yang lebih besar: mengubah sampah dari sesuatu yang dianggap masalah menjadi sesuatu yang dapat membawa manfaat dan berkat bagi kehidupan.
parokitritunggalmahakudustuka@gmail.com
(0361) 439820
PAROKI
TRITUNGGAL MAHAKUDUS TUKA






