Ngamen Rohani di Paroki Santo Petrus Monang-Maning Denpasar: Dari Perbuatan Kecil Menuju Karya Iman yang Besar

Paroki Santo Petrus Monang-Maning Denpasar menjadi tempat pelaksanaan kegiatan Ngamen Rohani dalam rangka penggalangan dana pembangunan Gedung Gereja Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 31 Januari dan 1 Februari 2026, dan menyatu dengan perayaan Ekaristi umat.

Ide

2/1/20262 min read

Ngamen Rohani di Paroki Santo Petrus Monang-Maning Denpasar dilaksanakan sebanyak tiga kali, yakni pada Misa Sabtu pukul 18.00 WITA, serta Misa Minggu pukul 08.00 WITA dan 18.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana doa dan mendapat sambutan hangat dari umat Paroki Santo Petrus Monang-Maning.

Secara khusus pada Misa Minggu sore, 1 Februari 2026, pelayanan liturgi dihadirkan dengan koor bernuansa budaya Bali yang diiringi gamelan. Perpaduan iman dan budaya lokal ini menciptakan suasana liturgi yang khidmat sekaligus menegaskan wajah Gereja yang hidup dan berakar dalam kebudayaan setempat.

Perayaan Ekaristi tersebut dipimpin oleh Romo Gabriel Madja, SVD, Pastor Rekan Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka. Dalam ajakannya, Romo Gaby menegaskan bahwa kegiatan Ngamen Rohani ini merupakan wujud nyata persaudaraan iman antarparoki.

“Kita ada satu dalam iman. Kami mengetuk kerelaan hati Bapak dan Ibu untuk membantu kami dalam membangun rumah Tuhan di Paroki Tuka,” ungkap Romo Gaby.

RP. Gabriel Madja, SVD Pastor Rekan Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka
RP. Gabriel Madja, SVD Pastor Rekan Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka
Gambelan bali, angklung, Paroki Tuka Bali
Gambelan bali, angklung, Paroki Tuka Bali

Sejalan dengan ajakan tersebut, Romo RD. Firgianus Botu, Pastor Rekan Paroki Santo Petrus Monang-Maning, mengajak umat untuk tidak meremehkan tindakan sederhana yang dilakukan dengan kasih.

“Lakukan sesuatu yang kecil untuk kebahagiaan sesama; itulah yang menjadi inti Sabda Bahagia yang disampaikan oleh Kristus,” tuturnya, seraya mengingatkan umat bahwa setiap bentuk kepedulian memiliki nilai besar di hadapan Tuhan.

Senada dengan itu, Pastor Paroki Santo Petrus Monang-Maning, Romo Yohanes Martanto, mengajak umat untuk memberikan dukungan dengan kerelaan hati demi terwujudnya pembangunan Gereja Paroki Tuka.

“Mari dengan kerelaan hati kita membantu Paroki Tuka mewujudkan segala mimpi untuk membangun rumah Tuhan,” ajaknya.

Ajakan para imam tersebut diperkuat oleh pemaparan Ketua Panitia Pembangunan, Bapak Eddy Nyoman Winarta, SH. yang menegaskan peran penting Paroki Tuka dalam sejarah Gereja Katolik di Bali.

“Paroki Tuka adalah Paroki Ibu dari seluruh paroki yang ada di Bali saat ini. Dari Tukalah iman Katolik menyebar ke seluruh Bali. Maka Tuka sering dikenal sebagai The Bethlehem of Bali,” jelasnya.

GEREJA KATOLIK TRI TUNGGAL

Save SMALL on our BIG church!

Ngamen Rohani di Paroki Santo Petrus Monang Maning Denpasar
Ngamen Rohani di Paroki Santo Petrus Monang Maning Denpasar

Sementara itu, Ketua Seksi Penggalian Dana, Ibu Nyoman Sri Widari, menyampaikan kesaksian iman dan pengharapan akan besarnya penyertaan Tuhan dalam seluruh proses pembangunan.

“Rahmat Tuhan begitu besar dalam kegiatan pembangunan Rumah-Nya. Kita tidak perlu khawatir; yakinlah bahwa dalam Tuhan semua akan terselesaikan dengan baik, tepat pada waktunya,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Melalui kegiatan Ngamen Rohani ini, tampak nyata semangat kebersamaan, solidaritas iman, dan kepedulian antarumat serta antarparoki. Dari tindakan-tindakan kecil yang dilakukan dengan cinta, lahirlah karya besar demi kemuliaan Tuhan dan pertumbuhan Gereja.

Semoga semangat persaudaraan ini terus terpelihara dan semakin meneguhkan langkah umat dalam mewujudkan pembangunan Gedung Gereja Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka, sebagai rumah doa dan pusat pelayanan umat Allah di Bali. (*ide)